Cara Bikin Shampo Mobil Dan Motor

Apakah kita senang mencuci sendiri sepeda motor atau mobil di waktu senggang? Biasanya ada anjuran agar tidak menggunakan deterjen atau sabun colek, karena mengandung soda api (NaOH) serta bahan-bahan yang mengandung natrium (Na).
Kedua zat tersebut bisa merusak lapisan dan warna cat, karena memiliki sifat panas. Coba saja genggam bubuk deterjen dan sabun colek. Tak sampai semenit, pasti telapak tangan kita terasa panas.Hal ini membuktikan adanya reaksi antara soda api,bahan-bahan yang mengandung natrium, dan air (H2O). Karena panas, cat pun bisa terkikis dan memudar.
Ada lagi anjuran untuk menggunakan shampoo yang biasa digunakan anggota keluarga. Persoalannya, apakah tidak eman-eman menggunakan shampoo yang mahal harganya? Mau membeli shampoo khusus mobil juga perlu dana, apalagi harus membawa motor atau mobil ketempat pencucian.Mengapa tidak mencoba membuat sendiri shampoo mobil/motor? Selain hemat, siapa tahu kita mampu menemukan sendiri formula yang terbaik sehingga bisa diproduksi massal, dan kita pun layak menjadi produsen shampoo mobil.
Gliserin
Sebenarnya pembuatan shampoo mobil/motor tidak berbeda jauh dari pembuatan sabun cair. Tetapi ada beberapa bahan yang perlu ditambahkan, yaitu gliserin dan foam booster.
Gliserin berfungsi sebagai pengkilap. Ya, fungsinya hampir sama seperti silikon. Jadi, kita tidak perlu lagi mengggunakan silikon dalam pembuatan shampoo mobil / motor.
Foam booster berfungsi membuat gelembung-gelembung kecil (penambah busa).
Siapkan bahan-bahan berikut ini: >texapon (1 kg)
>sodium sulfat (secukupnya) >camperlan (secukupnya)
>foam booster (secukupnya) >gliserin (secukupnya)
>EDTA (20 gram)
>propilin glikol (secukupnya) >parfum (secukupnya)
>pewarna (secukupnya)
>air bersih (10 liter).
Dosis secukupnya ini dimaksudkan agar kita bisa menemukan sendiri formula yang dianggap pas, mulai dari banyaknya buih/busa, aroma shampoo, dan tingkat kekentalan (viskositas).
Cara Pembuatan
Sedangkan peralatan yang diperlukan antara lain ember, gelas ukur plastik (literan), gelas ukur kaca (cc), dan pengaduk kayu.
Kini, bersiaplah untuk segera membuatnya.
>Campurkan texapon dan sodium sulfat ke dalam ember,
>kemudian diaduk-aduk sampai memutih.
>Tambahkan air sedikit demi sedikit, sampai habis 6 liter.
>Tambahkan camperlan, lalu aduk sampai mengental.
>Masukkan 2 liter air, diaduk-aduk lagi sampai homogen.
>Sekarang tambahkan sodium sulfat, dan kembali diaduk hingga merata.
>Tuangkan foam booster ke dalam campuran pada ember tersebut, dan diaduk-aduk lagi sampai merata.
>Masukkan pula gliserin serta diaduk-aduk hingga merata.>Berikutnya, EDTA dilarutkan dalam 100 ml dan dimasukkan ke dalam ember, sambil diaduk-aduk sampai rata. Kini,
>tambahkan 1,9 liter air (harus tetap diaduk agar campuran selalu homogen).
Pada tahap akhir, masukkan pewarna sesuai selera dan diaduk lagi hingga rata.
>Kemudian tambahkan parfum dan propilin glikol, lalu diaduk sampai merata. Nah, shampoo sudah jadi dan siap digunakan. kita bisa menyimpannya dalam botol plastik atau jerigen. Apabila punya naluri bisnis, bisa juga diproduksi massal, setelah melalui beberapa kali uji coba dengan prinsip trial and errors.Kalau masih pemula, kemungkinan gagal menyusun formula shampoo mobil/motor sangat terbuka. Tetapi jangan putus asa, teruslah berusaha sampai menemukan ramuan yang ideal menurut kita sendiri.
Ada beberapa penyebab kegagalan, antara lain:
>karena proses pencampuran bahan-bahan yang tidak sistematik (runtut). Akibatnya, tingkat kekentalan, banyaknya busa, dan lain-lain tak sesuai yang diharapkan.
Semoga bermanfaat.
Sumber:
http://www.suaramerdeka.com









