Bisnis Usaha ayam Bakar
Usaha ini berbeda dengan usaha lain,ayam bakar berbeda jika dimasak ,rasa manis pada ayam bakar akan membuat pengunjung ketagihan. Kedai yang menyajikan ayam bakar harus menyajikan keunikan dalam pelayanannya, naik tempat,rasa, nasi, minuman maupun lainnya. Kebanyakan ayam bakar memakai bumbu rujak,bumbu merah yang sarat dengan cabai,atau bumbu kecap, sehingga terasa manis. Bumbu utamanya adalah gula merah dan gula putih.Bukalah warung ayam bakar setiap hari,dari pukul 8 hingga 20.00,atau bahkan sampai larut malam.
A. Proses Pembuatan Ayam Bakar
Bahannya:
1 kg ayam.
3 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 butir kemiri
1 ons gula merah
1 sendok makan asam diencerkan dengan setengah gelas air
3 sendok makan minyak goreng
Garam secukupnya
Cara membuat:
1. Kalo buat ayam bakar, ayamnya harus diungkep dulu pakai bumbu ungkep biasa.
2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri dan garam. Setelah halus masukkan gula merah dan haluskan lagi.
3. Setelah halus masukkan air asam dan minyak goreng.
4. Rendam ikan/ayam dalam bumbu selama 1/2 jam.
5. Setelah itu bakar ikan/ayam tsb sambil dioleskan bumbu sisa rendaman tadi supaya bumbunya tambah meresap.
B. Analisis Keuangan Usaha Ayam Bakar
Biaya Investasi
- Gerobak Atau Etalase : 2000000
- Pemanggang Ayam :400000
- Peralatan Masak : 200000
- Perlengkapan Lain (Baskom,Tempat Bumbu) :100000
Total Investasi :2700000
Biaya Variabel
- Ayam (10 Ekor x Rp 18000/ekor/ekorx 1 minggu) : 1260000
- Bumbu,kecap dan lalapan Rp 100.000/harix1 minggu :700000
- Arang 23000/minggu :23000
- Plastik dan kertas pembungkus :112000
- Listrik dan air : 100000
- Transportasi 10000/harix7 hari :70000
Total :2400000









