<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peluang Usaha Baru Bisnis UKM Usaha Kecil Menengah</title>
	<atom:link href="http://usaha.co/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://usaha.co</link>
	<description>Informasi Bisnis Membuka Usaha Baru &#124; Cara Menjadi Pengusha &#124; Analisis Usaha &#38; Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Mar 2012 02:19:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Pendapatan dan Pengeluaran adalah Semangat Usaha</title>
		<link>http://usaha.co/pendapatan-dan-pengeluaran-adalah-semangat-usaha.html</link>
		<comments>http://usaha.co/pendapatan-dan-pengeluaran-adalah-semangat-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 02:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Pendapatan dan pengeluaran dalam suatu usaha pasti ada. Laba ataupun rugi , sudah pasti melekat dalam usaha apapun. Sekarang yang kita bahas adalah bagaimana kita menghadapi adanya pengeluaran yang terlalu banyak , atau pendapatan yang terlalu banyak. &#160; Tentu semua orang akan merasa bangga, merasa berhasil , jika mendapatkan pendapatan yang luar biasa , yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendapatan dan pengeluaran dalam suatu usaha pasti ada. Laba ataupun rugi , sudah pasti melekat dalam usaha apapun. Sekarang yang kita bahas adalah bagaimana kita menghadapi adanya pengeluaran yang terlalu banyak , atau pendapatan yang terlalu banyak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tentu semua orang akan merasa bangga, merasa berhasil , jika mendapatkan pendapatan yang luar biasa , yang belum pernah didapat sebelumnya. Pasti kita mengadakan pesta guna merayakan pendapatan yang belum pernah didapat sebelumnya. Semangat kembali penuh , wajah akan selalu tampak ceria , dikarenakan pendapatan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tetapi, jangan terlalu terbang didalam keadaan tersebut. Sebagai pengusaha yang baik, jika ada pendapatan yang lebih dari biasanya, akan menyisihkan 2,5 % nya untuk amal, guna membersihkan pendapatan kita. Tidak hanya itu , jika 2,5% tadi hanya untuk menghasilkan, bukan berarti kita sudah sedekah. Keluarkanlah lagi semampu kita , tidak dihitung persen atau banyaknya yang diberi , tetapi bermodalkan ikhlas , guna kita masih melihat ke bawah , masih memikirkan bagaimana dengan orang yang lebih membutuhkan . Sisihkan juga 5 ~ 10% untuk tabungan atau simpanan, jika suatu saat ada pengeluaran luar biasa , kita siap menghadapi hal tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tentu orang akan merasa down, semangat turun ,  merasa berhasilnya tertunda , jika pengeluaran untuk usaha sangat luar biasa , tidak seperti biasanya. Wajah muram , ingin marah , merasa tidak puas, jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekarang kita terawang lagi. Apakah pantas kita seperti itu? Anggaplah Yang Diatas memberi cobaan seperti ini. Apakah kita kuat menghadapi hal tersebut? toh kita harus yakin , Yang Diatas mempunyai kehendak yang baik untuk kita. Jadikan hal ini menjadi suatu motivasi. Menjadi suatu semangat lebih, untuk bagaimana kita bisa melewati hari hari , jika pendapatan pun tidak kita dapatkan? dan disaat inilah kita masih bisa menikmati hasil dari tabungan pendapatan kita , yang saya bahas tadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Intinya , jika kita mendapatkan pendapatan lebih , ataupun pengeluaran lebih , kedua hal tersebut harus mempunyai nilai untuk membangkitkan semangat , membangkitkan motivasi diri , untuk melangkah ke usaha yang lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika mendapat pendapatan lebih, kita ucapkan Alhamdulillah , jika mendapat pengeluaran lebih , kita ucapkan Wasyukurillah <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/pendapatan-dan-pengeluaran-adalah-semangat-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tersenyumlah , Hadapi Dengan Senyuman</title>
		<link>http://usaha.co/tersenyumlah-hadapi-dengan-senyuman.html</link>
		<comments>http://usaha.co/tersenyumlah-hadapi-dengan-senyuman.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 08:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Banyak alasan untuk menyalahkan TUHAN. Banyak alasan untuk menyalahkan keadaan. Banyak alasan juga untuk selalu menggerutu, bahkan yang ekstrim adalah mengakhiri hidup. Seakan-akan semuanya lumrah dan wajar ketika manusia dalam keadaan putus asa dan mengalami masa sulit dalam kehidupan. Bagaimana bisa selalu tersenyum dan bersyukur dan tersenyum menghadapi keadaan yang terburuk dalam kehidupan kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Banyak alasan untuk menyalahkan TUHAN. Banyak alasan untuk  menyalahkan keadaan. Banyak alasan juga untuk selalu menggerutu, bahkan  yang ekstrim adalah mengakhiri hidup. Seakan-akan semuanya lumrah dan  wajar ketika manusia dalam keadaan putus asa dan mengalami masa sulit  dalam kehidupan. Bagaimana bisa selalu tersenyum dan bersyukur dan  tersenyum menghadapi keadaan yang terburuk dalam kehidupan kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tersenyumlah, bersyukurlah dan berpikirlah positif. Hidup harus terus berjalan. Jangan pernah menyerah!</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/297404_234986813216194_100001146310388_684561_506620346_n.jpg" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>LANGIT TERCERAH AKAN TAMPAK SETELAH BADAI TERDAHSYAT</strong></p>
<p><strong> SENYUMMU MEMBERIKAN SEBUAH PENGHARAPAN </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tersenyumlah maka dunia pun akan tersenyum</p>
<p>Tersenyum  lah selagi masih bisa tersenyum, dan jangan menangis ketika masih mampu  tersenyum. Tapi tersenyum disela tangisan adalah simbol ketegaran jiwa  yang kuat dalam ujian TUHAN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/293689_234987079882834_100001146310388_684562_392253132_n.jpg" alt="" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber :</p>
<p>http://www.facebook.com/note.php?note_id=283501244998389</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/tersenyumlah-hadapi-dengan-senyuman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah 2 &#8211; Sebuah Piring Kayu</title>
		<link>http://usaha.co/kisah-2-sebuah-piring-kayu.html</link>
		<comments>http://usaha.co/kisah-2-sebuah-piring-kayu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 03:34:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Disebuah keluarga, ada seorang kakek tua yang hidup bersama anak, menantu dan seorang cucu laki-laki. Penglihatan si kakek sudah kabur. Ia sudah tidak dapat mendengar dengan baik. Lututnya sudah mulai bergetar. Jika ia duduk dekat meja makan, ia tidak dapat lagi memegang sendok. Kadang-kadang ia lupa pula sup di atas taplak meja. Dari dalam mulutnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disebuah keluarga, ada seorang kakek tua yang hidup bersama anak,  menantu dan seorang cucu laki-laki. Penglihatan si kakek sudah kabur. Ia  sudah tidak dapat mendengar dengan baik. Lututnya sudah mulai bergetar.</p>
<p>Jika  ia duduk dekat meja makan, ia tidak dapat lagi memegang sendok.  Kadang-kadang ia lupa pula sup di atas taplak meja. Dari dalam mulutnya  selalu saja sup itu mengalir lagi keluar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anak laki-laki  dan menantu perempuannya merasa jijik dengan hal itu. Oleh sebab itu  kakek tua itu akhirnya duduk sendirian di sudut, di belakang sebuah  tungku api. Mereka memberi makan hanya dengan mangkok yang kecil. Ia  sering tidak mendapat makan dan minum yang cukup dan tentu saja ia tetap</p>
<p>lapar dan haus. Ia melihat apa saja yang ada di meja makan dengan sedih, selanjutnya keluarlah air matanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suatu  ketika jemarinya yang sudah tua tidak dapat lagi memegang mangkuk.  Mangkuk itu jatuh dan pecah. Menantu perempuannya mengumpat dan  mencaci-maki. Tapi, kakek tua itu tidak berkata sedikit pun. Ia  membiarkan</p>
<p>semuanya terjadi. Lalu Menantunnya itu membelikannya  sebuah piring yang terbuat dari kayu dengan harga yang tidak terlalu  mahal. Kini dengan piring kayu itu kakek tua itu harus makan. Piring  kayu ini dapat membuat si kakek tua lebih tenang karena tidak dapat  pecah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suatu hari cucunya yang masih berumur empat tahun mengumpulkan batang-batang kayu di tanah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Apa yang sedang kamu buat, Nak ?&#8221; tanya ayahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya  sedang membuat sebuah piring kayu ,&#8221; jawab anaknya polos, &#8220;dengan  piring ini ayah dan ibu akan makan, jika nanti saya sudah besar.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejurus  kemudian ayah dan ibunya saling bertatapan dan mereka mulai menangis.  Sejak kejadian itu mereka selalu memapah sang kakek tua ke meja makan,  untuk makan bersama. Jika ia lapar atau haus, mereka segera membawakan  makanan dan minuman untuknya. Mereka tidak berkata apa-apa, ketika  sedikit saja makanan atau minuman tumpah ke lantai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semoga  cerita ini bisa menjadi pengingat bagi kita, bahwa seberapa  menjengkelkan, menyebalkan bahkan lebih buruk dari itu perasaan kita thd  orang tua kita&#8230;..ketahuilah bahwa mereka-lah orang yang telah  melahirkan kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : http://www.unik.us/b-5/kumpulan-cerita-sedih-dan-mengaharukan-(part-1)/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/kisah-2-sebuah-piring-kayu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Mahasiswa Memulai Bisnis Dari Nol</title>
		<link>http://usaha.co/kisah-mahasiswa-memulai-bisnis-dari-nol.html</link>
		<comments>http://usaha.co/kisah-mahasiswa-memulai-bisnis-dari-nol.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 05:56:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[Pertama ane kenalin dulu bisnis ane, iPLogoDesign, jasa pembuatan logo (brand consulting), bisnis ini nggak ane jalanin sendiri, tapi berdua sama rekan ane, putry. kita berdua sama2 kuliah di Math UI 06 berawal dari rasa malu karena udah gede masih minta duit ortu yg juga berpenghasilaan pas2san. akhirnya ane (indra) dan cewek ane (putry) memutuskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama ane kenalin dulu bisnis ane, iPLogoDesign, jasa pembuatan logo  (brand consulting), bisnis ini nggak ane jalanin sendiri, tapi berdua  sama rekan ane, putry. kita berdua sama2 kuliah di Math UI 06</p>
<p>berawal dari rasa malu karena udah gede masih minta duit ortu yg juga  berpenghasilaan pas2san. akhirnya ane (indra) dan cewek ane (putry)  memutuskan mencari uang sendiri.</p>
<p>pertama kita coba buat ngajar privat. waktu itu kita sama2 dapet tempat  privat dan bayaran nya sama, 100rb/2jam. tapi ane cuma bentar, gak  lanjut lagi, tinggal putry. dan pernah putry waktu itu lagi gak bisa  dateng akhirnya yg punya bimbel marah2 ke putry dan ngeluarin putry.  kita kesel juga, tapi ya udah, santai aja. eh ternyata anak yg diajar  putry itu tetep mau nya sama putry diajarin nya, akhirnya anak itu  keluar dari bimbel dan di les sin sama putry 150rb/2jam. dan pas naek  kelas 200rb/2jam. ane sendiri selain mengandalkan gaji aslab di kampus,  ane coba iseng maen forex. awalnya lumayan, tapi karena ketamakan ane  dan gak bisa kontrol akhirnya loss terus. dan putry sendiri juga udah  mule capek ngajar. rumahnya jauh dan pengen free.</p>
<p>dan akhirnya kita coba buka2 web freelancer. dan nemu getafreelancer.com  trus nyari project yg disuruh translate bahasa (soalnya kita bisanya  itu doang, he), dan pas buka2 project yg laen, nemu project bikin  logo,(dalam hati bilang enak banget cuma gambar gitu doang dapet duit  lumayan). trus nge bid deh tuh, eh gak dapet terus, ternyata saingan yg  nge bid lainnya rata2 pada punya portfolio, ya udah deh kita langsung  aja bikin blog gratisan buat link portfolio kita (padahal waktu itu kita  belum punya portfolio/contoh2 logo karena emang kita belum pernah bikin  dan baru tau dasar2 sotosop, muncul deh ide buat bikin contoh2 logo  ngasal buatan sendiri, trus dipajang di blog kita. udah gitu kan blog  walking tuh, eh ada yg bilang logo2 buatan kita bagus, disuruh ikut DP,  ikutttt, lumayan, disitu ada semacam ajang kompetisi logo gitu,  bayarannya kecil, rata2 $30 sampe $50 per project nya, dan udah sempet  menang sekitar 6 kali, trus karena ada 1 org indonesia yang liat blog  kita dan mesen untuk dibuatkan logo(waktu itu kita masang harga nego,  max 500rb), akhirnya kita berpikir untuk ngembangin bisnis logo dari web  sendiri secara serius dan gak ikut kompetisi2 lagi, dan kita memutuskan  untuk nggak pake blog gratisan lagi, tapi udah web betulan <a href="http://www.iplogodesign.com/" target="_blank">www.iplogodesign.com</a></p>
<p>Dan alhamdulillah dengan berbagai marketing, lambat laun website kita  berhasil meraih banyak pelanggan hingga sekitar 2 bulan kemudian kami  ikut young entrepreneur college UI dan mendapat biaya untuk  mengembangkan bisnis kita ini dan alhamdulillah juga beberapa waktu lalu  tim kita tercatat sebagai finalis business start up award 2010 dan  menjadi people choice award.</p>
<p>Walaupun kita masih focus di online tapi alhamdulillah setiap hari ada  aja orderan dari berbagai perusahaan. tapi bukan lagi harga nego,  minimum 1Jt tapi banyak yg pesan yg 3jt, tergantung paketnya..</p>
<p>Oiya temen2, satu yang mau ane tonjolin di sini, diawal banget kita sama  sekali nggak ngeluarin uang, kita ngeluarin uang waktu bikin web aja,  itupun setelah kita dapet untung dari blog gratisan, so, jangan pernah  takut berbisnis cuma karena alasan modal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3877519</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/kisah-mahasiswa-memulai-bisnis-dari-nol.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Doa Manusia</title>
		<link>http://usaha.co/tentang-doa-manusia.html</link>
		<comments>http://usaha.co/tentang-doa-manusia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 01:59:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[Kita pasti selalu berdoa pada Sang Pencipta &#160; Berdoa dari kesehatan, rejeki, jodoh, semuanya. &#160; tapi sekarang kita pikir kembali &#160; &#160; saat kita berdoa &#8220;Ya Allah, beri saya kesabaran &#8221; apa Allah memberi kita kesabaran langsung? yang bener adalah &#8220;Kita diberi kesempatan untuk sabar&#8221; &#160; saat kita berdoa &#8220;Ya Allah, tambahkan rezeki saya&#8221; apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita pasti selalu berdoa pada Sang Pencipta</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdoa dari kesehatan, rejeki, jodoh, semuanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>tapi sekarang kita pikir kembali</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>saat kita berdoa &#8220;Ya Allah, beri saya kesabaran <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> &#8221;</p>
<p>apa Allah memberi kita kesabaran langsung?</p>
<p>yang bener adalah &#8220;Kita diberi kesempatan untuk sabar&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>saat kita berdoa &#8220;Ya Allah, tambahkan rezeki saya&#8221;</p>
<p>apa Allah memberi kita rejeki langsung turun dari atas?</p>
<p>yang bener adalah &#8220;Kita diberi kesempatan untuk menambah rezeki&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>saat kita berdoa &#8220;Ya Allah, beri saya kesembuhan dalam penyakit saya <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> &#8221;</p>
<p>apa Allah langsung memberi kita sehat?</p>
<p>yang bener itu, &#8220;Kita diberi kesempatan untuk usaha, agar kita sembuh&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Do&#8217;a kita, butuh usaha.</p>
<p>Allah mengabulkan do&#8217;a kita dengan cara memberi kita kesempatan <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>selanjutnya, kita lah yang harus berusaha untuk mencapai do&#8217;a kita <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/tentang-doa-manusia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya selalu berfikir positif</title>
		<link>http://usaha.co/pentingnya-selalu-berfikir-positif.html</link>
		<comments>http://usaha.co/pentingnya-selalu-berfikir-positif.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 03:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Positive Thinking. Pasti semua orang sudah mengetahui pepatah tersebut sejak lama. Tetapi, apakah diri kita ini sudah melaksanankan hal tersebut? &#160; Berfikir positif untuk semua hal, itulah yang diinginkan semua orang. Sangat banyak manfaat jika kita berfikir positif. Hati kita mantap terhadap sesuatu, merasa tenang dan semangat, tidak ada beban pikiran, dan masih banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://usaha.co/wp-content/uploads/2011/11/berpikir-positif.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-416" title="berpikir-positif" src="http://usaha.co/wp-content/uploads/2011/11/berpikir-positif-300x200.jpg" alt="" width="332" height="221" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Positive Thinking. Pasti semua orang sudah mengetahui pepatah tersebut sejak lama. Tetapi, apakah diri kita ini sudah melaksanankan hal tersebut?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berfikir positif untuk semua hal, itulah yang diinginkan semua orang. Sangat banyak manfaat jika kita berfikir positif. Hati kita mantap terhadap sesuatu, merasa tenang dan semangat, tidak ada beban pikiran, dan masih banyak lagi. Positive Thinking ini muncul disaat kita menangani sebuah masalah. Masalah apa pun , bagaimanapun , hasil nya akan seperti apa, tidaklah salah jika seseorang selalu berfikir positif. Karena semua hal yang mengandung kata &#8216;Positif&#8217; , pasti hasil pun akan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tetapi, jangan senang dulu, ada juga orang yang salah tanggapan tentang apa itu berfikir positif. Kebanyakan Berfikir Positif berkaitan dengan tidak mudah menyerah, semangat, mempunyai ide yang santai, dan memudahkan pikiran untuk bekerja. Contoh kasus seperti ini : Ada orang yang kehabisan uang, dan dia berfikiran seperti ini &#8220;Masih ada teman yang bisa dipinjami uang kok <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8221; . Atau ada seorang pelajar yang tidak bisa mengerjakan soal saat ujian &#8220;Santai, teman teman pasti membantu aku menulis jawaban yang aku tidak bisa ini &#8220;. Apakah kedua kasus ini termasuk pemikiran positif?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jawabannya adalah SALAH BESAR. Pemikiran positif itu berguna untuk diri sendiri. Untuk memacu semangat diri untuk menuju lebih baik, dan sama sekali tidak merugikan orang lain. Memang, pemikiran positif itu butuh support dari orang lain, tetapi bukan berarti orang lain tersebut akan menjadi korban untuk pemikiran positif anda. Melainkan dari pemikiran positif anda, lebih mulia jika anda bisa menolong orang lain, menolong diri sendiri , dan menolong sekitar anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Positive Thinking&#8221; , berguna sekali untuk memacu semangat anda, memenangkan keraguan di hati, menuju hasil yang baik, dan hasil yang berguna baik untuk diri sendiri, maupun untuk orang lain. &#8220;Negative Thinking&#8221;, membuat kita cenderung salah paham, beban pikiran, stress, menimbulkan pertengkaran, dan banyak hal jelek lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tinggal anda yang menentukan, anda ingin mengambil mode &#8220;Thinking&#8221; yang mana <img src='http://usaha.co/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/pentingnya-selalu-berfikir-positif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah 1 &#8211; Anak yang rindu kasih sayang sang Ayah</title>
		<link>http://usaha.co/kisah-1-anak-yang-rindu-kasih-sayang-sang-ayah.html</link>
		<comments>http://usaha.co/kisah-1-anak-yang-rindu-kasih-sayang-sang-ayah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 02:18:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah & Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pria pulang kantor terlambat, dalam keadaan lelah dan penat, saat menemukan anak lelakinya yang berumur 5 tahun menyambutnya di depan pintu. “Ayah, boleh aku tanyakan satu hal?” “Tentu, ada apa?” “Ayah, berapa rupiah ayah peroleh tiap jamnya?” “Itu bukan urusanmu. Mengapa kau tanyakan soal itu?”kata si lelaki dengan marah. “Saya cuma mau tahu. Tolong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pria pulang kantor terlambat, dalam keadaan lelah dan penat, saat menemukan anak lelakinya yang berumur 5 tahun menyambutnya di depan pintu.</p>
<p>“Ayah, boleh aku tanyakan satu hal?”</p>
<p>“Tentu, ada apa?”</p>
<p>“Ayah, berapa rupiah ayah peroleh tiap jamnya?”</p>
<p>“Itu bukan urusanmu. Mengapa kau tanyakan soal itu?”kata si lelaki dengan marah.</p>
<p>“Saya cuma mau tahu. Tolong beritahu saya, berapa rupiah ayah peroleh dalam satu jam?” si kecil memohon.</p>
<p>“Baiklah, kalau kau tetap ingin mengetahuinya. Ayah mendapatkan Rp 20 ribu tiap jamnya.”</p>
<p>“Oh,” sahut si kecil, dengan kepala menunduk.</p>
<p>Tak lama kemudian ia mendongakkan kepala, dan berkata pada ayahnya,        “Yah, boleh aku pinjam uang Rp 10 ribu?”</p>
<p>Si ayah tambah marah,        “Kalau kamu tanya-tanya soal itu hanya supaya dapat meminjam uang dari ayah agar dapat jajan sembarangan atau membeli mainan, pergi sana ke kamarmu, dan tidur. Sungguh keterlaluan. Ayah bekerja begitu keras berjam-jam setiap hari, ayah tak punya waktu untuk perengek begitu.” Si kecil pergi ke kamarnya dengan sedih dan menutup pintu.</p>
<p>Si ayah duduk dan merasa makin jengkel pada pertanyaan anak lelakinya. Betapa kurang ajarnya ia menanyakan hal itu hanya untuk mendapatkan uang?</p>
<p>Sekitar sejam kemudian, ketika lelaki itu mulai tenang, ia berpikir barangkali ia terlalu keras pada si anak. Barangkali ada keperluan yang penting hingga anaknya memerlukan uang Rp 10 ribu darinya, toh ia tak sering-sering meminta uang.</p>
<p>Lelaki itu pun beranjak ke pintu kamar si kecil dan membukanya.        “Kau tertidur, Nak?” ia bertanya        .</p>
<p>“Tidak, Yah, aku terjaga,” jawab si anak.</p>
<p>“Setelah ayah pikir-pikir, barangkali tadi ayah terlalu keras padamu,” kata si ayah.</p>
<p>“Hari ini ayah begitu repot dan sibuk, dan ayah melampiaskannya padamu. Ini uang Rp 10 ribu yang kau perlukan.”</p>
<p>Si bocah laki-laki itu duduk dengan sumringah, tersenyum, dan berseru,        “Oh, ayah, terima kasih.”</p>
<p>Lalu, sambil menguak bantal tempatnya biasa tidur, si kecil mengambil beberapa lembar uang yang tampak kumal dan lecek. Melihat anaknya ternyata telah memiliki uang, si ayah kembali naik pitam. Si kecil tampak menghitung-hitung uangnya.</p>
<p>“Kalau kamu sudah punya uang sendiri, kenapa minta lagi?” gerutu ayahnya.</p>
<p>“Karena uangku belum cukup, tapi sekarang sudah.” jawab si kecil.</p>
<p>“Ayah, sekarang aku punya Rp 20 ribu. Boleh aku membeli waktu ayah barang satu jam? Pulanglah satu jam lebih awal besok, aku ingin makan malam bersamamu.” ﻿</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/kisah-1-anak-yang-rindu-kasih-sayang-sang-ayah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha E-book , Jual Barang Online, Bisnis Online</title>
		<link>http://usaha.co/usaha-e-book-jual-barang-online-bisnis-online.html</link>
		<comments>http://usaha.co/usaha-e-book-jual-barang-online-bisnis-online.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 08:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peluang Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Semakin banyak peluang usaha dan semakin banyak pula pesaing usaha di zaman sekarang ini. Tergantung ide kita, cara kita, bagaimana untuk bertahan dalam persaingan bisnis. &#160; Salah satu peluang bisnis yang ramai digunakan sekarang ini adalah bisnis ataupun berjualan lewat jalan online, atau melewati dunia maya. Dengan semakin banyak nya pengguna internet untuk browsing dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin banyak peluang usaha dan semakin banyak pula pesaing usaha di zaman sekarang ini. Tergantung ide kita, cara kita, bagaimana untuk bertahan dalam persaingan bisnis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu peluang bisnis yang ramai digunakan sekarang ini adalah bisnis ataupun berjualan lewat jalan online, atau melewati dunia maya. Dengan semakin banyak nya pengguna internet untuk browsing dunia maya, para pebisnis dan penjual barang memanfaatkan ini dengan cara berjualan online. Bermacam macam yang dijual. Dari barang tersier, seperti mobil, rumah, sampai barang kebutuhan rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bayak website yang mendukung untuk penjualan online, seperti Kaskus.us , Indonetwork.co.id , TokoBagus.com , dan masih banyak lagi. Kebanyakan orang masih ragu untuk pembelian barang melewati dunia maya, karena kebanyakan transaksi dilakukan dengan &#8216;tanpa bertemu&#8217;, dan pembayaran pun dilakukan lewat transfer.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak usah khawatir, tidak semua penjual mempunyai niat buruk seperti itu. Cek dahulu sebelum membeli, dengan cara, recomended seller atau bukan. Harga dari barang tersebut tidak terlalu mencolok, karena terkadang para penipu memberikan harga murah pada pembeli, agar pembeli tertipu. Usahakan penjual dan pembeli bisa bertemu, agar transaksi aman, karena bersifat &#8216;ada uang, ada barang&#8217;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tambah tahun, teknologi akan semakin maju. Maka Dunia maya pun akan selalu digunakan umat manusia sebagai tempat pemberi informasi, bahkan untuk bidang jual dan beli. Jangan ragu untuk membuka bisnis online. Sudah banyak contoh yang bisa kita lihat dalam usaha penjualan online, seperti di facebook, dan jejaring sosial lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi, tunggu apa lagi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/usaha-e-book-jual-barang-online-bisnis-online.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Attitude Is Everything</title>
		<link>http://usaha.co/attitude-is-everything.html</link>
		<comments>http://usaha.co/attitude-is-everything.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 02:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Pendalaman Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[attitude]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Attitude is everything.. Semboyan itu yang bisa menjadi salah satu sikap untuk membentuk kepribadian yang ada di diri kita. Bersikaplah menghargai orang lain jika anda ingin dihormati oleh orang lain pula. Sopan santun kepada siapa saja akan membuat jati diri dimana tempat kita berada semakin lebih dihargai oleh orang lain. Memang sangat penting kepintaran itu,akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://usaha.co/wp-content/uploads/2011/11/attitude5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-401" title="attitude5" src="http://usaha.co/wp-content/uploads/2011/11/attitude5.jpg" alt="" width="300" height="247" /></a></p>
<p>Attitude is everything..<br />
Semboyan itu yang bisa menjadi salah  satu sikap untuk membentuk kepribadian yang ada di diri kita.  Bersikaplah menghargai orang lain jika anda ingin dihormati oleh orang  lain pula. Sopan santun kepada siapa saja akan membuat jati diri dimana  tempat kita berada semakin lebih dihargai oleh orang lain.<br />
Memang sangat penting kepintaran itu,akan tetapi pintar tanpa di  dasari attitude yang bagus tak akan ada artinya. Karena attitude  merupakan sikap yang tertanam sejak dulu dan susah untuk membiasakannya  jika belum terbiasa. Kepintaran anda akan diketahui oleh orang lain  ketika orang itu sudah mengenal tentang attitude yang anda miliki, tanpa  attitude mungkin kesuksesan yang anda peroleh tidak akan sesukses jika  pintar dan disertai attitude yang lebih baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : <a href="http://lussirossi.tumblr.com">LussiRossi Tumblr</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/attitude-is-everything.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nilai Sosial dan Nilai Ekonomi Dalam Bekerja</title>
		<link>http://usaha.co/nilai-sosial-dan-nilai-ekonomi-dalam-bekerja.html</link>
		<comments>http://usaha.co/nilai-sosial-dan-nilai-ekonomi-dalam-bekerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 07:34:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faris</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Pendalaman Usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://usaha.co/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Ada dua hal penting yang sering luput dari penglihatan kebanyakan orang, tentang apa arti dan makna dari nilai sosial dan nilai ekonomi di sebuah tempat bekerja. Dua hal tersebut pula yang akan menentukan bagaimana sikap para karyawan dalam suatu tempat kerja dalam menjalani pekerjaannya, dan bagaimana pula hasil dari kerja yang ia lakukan. &#160; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://usaha.co/wp-content/uploads/2011/11/pekerja-keras.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-397" title="pekerja-keras" src="http://usaha.co/wp-content/uploads/2011/11/pekerja-keras-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada dua hal penting yang sering luput dari penglihatan kebanyakan orang, tentang apa arti dan makna dari nilai sosial dan nilai ekonomi di sebuah tempat bekerja. Dua hal tersebut pula yang akan menentukan bagaimana sikap para karyawan dalam suatu tempat kerja dalam menjalani pekerjaannya, dan bagaimana pula hasil dari kerja yang ia lakukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nilai Ekonomi dalam suatu pekerjaan. Identik dengan hak dari sebuah karyawan, setelah ia melaksanakan kewajiban di pekerjaannya. Bisa berupa gaji, tunjangan, bonus, dan bentuk nilai ekonomi yang lainnya. Para karyawan menyikapi nilai ekonomi dengan hal yang berbeda. Ada yang selalu merasa cukup, ada pun yang selalu merasa kekurangan, ada yang merasa pas pasan, ada pun yang merasa lebih dan terlalu lebih. Semua itu berikatan dengan nilai sosial dalam suatu tempat kerja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nilai sosial dalam tempat kerja, bisa berupa bagaimana para karyawan mengobrol dengan sesamanya, merasa nyaman atau tidak kah karyawan berada di suatu tempat kerja, hubungan baik antara bawahan dan atasan di suatu tempat kerja, itu akan benar benar mempengaruhi nilai sosial dalam suatu tempat kerja. Semangat bekerja para karyawan, loyalitas terhadap tempat kerja, semua tergantung dari nilai ini. Nilai sosial ini pun tetap berhubungan dengan nilai ekonomi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua nilai ini berhubungan di berbagai masalah yang berbeda. Ada karyawan yang merasa kurang dengan nilai ekonominya, dikarenakan kemungkinan karyawan tersebut merasa kurang dalam hal pendapatan. Sedangkan menurut karyawan tersebut, hal yang ia berikan terhadap tempat kerjanya, lebih daripada hak yang ia dapatkan. Karyawan yang merasa senang dengan nilai ekonominya, dikarenakan karena ia nyaman dengan lingkungan kerjanya. Loyalitas kerjanya ke tempat kerja pun tinggi , karena ia merasa dihargai dengan semua hasil yang ia kerjakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nilai sosial bisa dibentuk dengan sering nya berbagai saran dan kritik dari semua pihak di tempat usaha itu berada. Mulai dari jabatan yang paling bawah, sampai jabatan yang paling atas, saling meng-evaluasi cara kerja nya, dan juga hasilnya. Tidak memandang jabatan dalam musyawarah, tetapi juga tidak lepas dari etika dalam musyawarah. Hal tersebut akan menjunjung tinggi nilai sosial dari para karyawan. Karena para karyawan akan merasa dihargai apresiasi, pendapat, serta ide nya. Tentu loyalitas terhadap tempat kerjanya ikut meningkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para karyawan tidak akan mempermasalahkan nilai ekonomi, selama ia nyaman dan merasa dihargai di bidangnya dalam tempat kerja. Seberapa kecil pun nilai ekonomi suatu karyawan, jika nilai sosial nya tinggi, para karyawan akan merasa betah di tempat kerja tersebut, bahkan berpengaruh sekali dalam kemajuan tempat kerja. Meskipun nilai ekonomi atau kita bisa menyebutnya gaji seorang karyawan tinggi, tunjangan tinggi, bonus pun tinggi, tetapi dalam hal sosial tidak baik, karyawan pun akan merasa malas dan tentu loyalitas ke tempat kerja semakin berkurang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena nilai sosial yang kurang, tidak khayal bila para karyawan akan mangkir kerja, masuk kerja, tetapi berleha-leha dalam bekerja, yang lebih parah lagi, merusak sistem perusahaan sedikit demi sedikit dari dalam.Kedua nilai ini sangatlah penting dalam sebuah tempat kerja. Siapa yang tidak mau usaha yang ia buat sukses? siapa yang tidak mau jika usahanya dikenal setiap orang, dan sangatlah sukses.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekarang tergantung anda dalam menentukan keseimbangan kedua nilai ini. Ingin usaha anda terus maju tetapi nilai sosial buruk, atau sedikit melangkah tapi pasti, tetapi nilai sosial tinggi. Karena semua karyawan menginginkan kenyamanan kerja, kesejahteraan, dan tentu mereka tidak akan meninggalkan kewajiban nya, selama mereka merasa tercukupi dalam dua hal ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://usaha.co/nilai-sosial-dan-nilai-ekonomi-dalam-bekerja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

